SAMARINDA, KALTIM – Jelang Ramadan, ketersediaan bahan pokok dipastikan aman. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Samarinda Joni Bahctiar mengatakan, bahan pokok, antara lain sayur dan gula, warga Kota Tepian tidak perlu khawatir kehabisan. Hal itu, dia sebut, karena petani sayur masih sanggup memenuhi kebutuhan pasar. “Tidak ada masalah. Stok aman jelang Ramadan dan hari besar,” ungkap Joni.


Apalagi sebelum itu, pihaknya sudah menjalin nota kesepahaman dengan asosiasi pangan swasta rekanan pemerintah. “Produsen sudah memastikan, khusus Samarinda stok akan ditambah 30 persen dari jumlah normal,” terang mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Samarinda itu. Dia tak menepis, harga kebutuhan pokok bisa mengalami kenaikan. Hal itu dipengaruhi banyak faktor. Tidak terus dipengaruhi momen hari besar.


“Harga bisa naik, tapi tidak besar. Bergantung proses distribusinya, cuaca, dan produksi hilir,” jelas dia. Selain itu, apabila produsen menaikkan harga tanpa proses kajian dan koordinasi bersama pemerintah, maka saksi bakal didapatkan pengusaha. “Jika melanggar MoU, izin usahanya dicabut,” tandas dia.

Sebarkan Berita Ini
Artikel Terkini
Kalender Kejadian 2016

05
Jan
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau, periode 6-12 Januari 2021, mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp5,78 per kg.
05
Jan
Kementerian Pertanian telah menerbitkan Permentan 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021. Dalam peraturan tersebut, harga pupuk urea yang semula Rp1800/kg, naik Rp450 menjadi Rp2.250/kg, lalu pupuk SP-36 dari HET Rp2.000/kg naik Rp400 sehingga menjadi Rp2.400/kg.
05
Jan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bali I Wayan Jarta mengatakan perolehan margin untuk distribusi cabai merah pada tahun ini kemungkinan juga tidak akan besar. Pasalnya, cabai merah merupakan komoditas yang tergolong unik dibandingkan produksi pertanian Bali lainnya. Cabai merah tidak mengenal sistem stok dan distribusinya tergolong cepat.
05
Jan
Zona merah alias daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 di Jawa Tengah tersisa sebanyak sembilan daerah, yakni Brebes, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Rembang, Semarang, Temanggung, Kendal, dan Kebumen.
04
Jan
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebutkan harga cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di DKI Jakarta pada Desember 2020. Pada bulan Desember, andil cabai penyebab inflasi sebesar 0,05 persen dari total inflasi 0,26 persen, tingginya harga cabai merah biasa terjadi pada musim hujan, selain adanya momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang menyebabkan konsumsi cabai merah lebih tinggi dari biasanya.
Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Kaltim
Jl. Gadjah Mada No. 2 Samarinda
Telepon+62 541 733333 Ps. 164, 160
Fax+62 541 7443048
emailhumas@kaltimprov.go.id
Copyright © 2016 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.