Kamis 21 Mei 2015

BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR  - Menjelang Ramadan, kebutuhan komoditas bahan makanan seperti daging sapi dipastikan tercukupi. Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan akan mengawasi secara ekstra terhadap tingginya permintaan pasar saat Ramadan maupun Lebaran. 


“Walaupun pasokan daging banyak berasal dari luar Balikpapan, kami berusaha agar permintaan masyarakat terpenuhi,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kehewanan dan Peternakan Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan kota Balikpapan Noorlenawati, kemarin. Ia menjelaskan, kebutuhan daging di Balikpapan dipenuhi dari sapi-sapi yang berasal Nusa Tenggara Barat (NTB), Gorontalo, dan Palu. Sedangkan daging beku dipasok dari Jakarta. 


“Kebutuhan daging untuk masyarakat Balikpapan selama satu bulan sekitar 72 ton atau 900 ekor sapi. Sedangkan untuk daging sapi beku sekitar 40,57 ton,” kata Lena, sapaan akrabnya. “Dan biasanya kebutuhan daging bisa naik 30 persen saat menjelang Ramadan maupun Idulfitri.” 


Kendati demikian, Lena mengungkapkan bahwa dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi ini pihaknya menemui kendala. Yakni, kecilnya volume tempat untuk menampung sapi di Balikpapan. Saat ini, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jalan Soekarno-Hatta Km 5 hanya cukup menampung 150 ekor sapi. ”Akhirnya para pedagang menaruh sapinya di Samarinda untuk sementara waktu. Dan kami melakukan penampungan sebanyak dua kali dalam sepekan,” ujar dia. 


Sementara itu, harga daging sapi di sejumlah pasar di Balikpapan belum menunjukkan perubahan. Harga daging sapi masih pada angka Rp 125 ribu per kilogram. Harga diperkirakan menembus Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu per kilogram seperti pada tahun lalu. Hal yang sama juga terjadi pada komoditas daging ayam. Kebutuhan daging ayam saat dua momen besar juga diprediksi meningkat. 


“Jika pada hari biasa kebutuhan sebanyak 30 sampai 40 ribu ekor, maka pada bulan puasa dan Lebaran nanti biasa 50 ribu ekor ayam,” paparnya. Di lain hal, Lena mengungkapkan ada yang perlu khawatirkan oleh masyarakat saat menjelang Ramadan atau Lebaran, yakni masuknya daging ilegal di pasar. Hal ini pernah ditemukan DPKP pada 2014 lalu. Modus pelakunya, membeli daging sapi beku lalu menjualnya seharga daging segar. ”Untuk mengatasi hal tersebut kembali terjadi kami akan langsung terjun ke pasar-pasar untuk melakukan pengecekan,” pungkasnya.


Sumber Berita : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/228098-stok-daging-sapi-mencukupi.html

Sebarkan Berita Ini
Berita Terkini
Kalender Kejadian 2016

05
Jan
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau, periode 6-12 Januari 2021, mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit, dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp5,78 per kg.
05
Jan
Kementerian Pertanian telah menerbitkan Permentan 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021. Dalam peraturan tersebut, harga pupuk urea yang semula Rp1800/kg, naik Rp450 menjadi Rp2.250/kg, lalu pupuk SP-36 dari HET Rp2.000/kg naik Rp400 sehingga menjadi Rp2.400/kg.
05
Jan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bali I Wayan Jarta mengatakan perolehan margin untuk distribusi cabai merah pada tahun ini kemungkinan juga tidak akan besar. Pasalnya, cabai merah merupakan komoditas yang tergolong unik dibandingkan produksi pertanian Bali lainnya. Cabai merah tidak mengenal sistem stok dan distribusinya tergolong cepat.
05
Jan
Zona merah alias daerah berisiko tinggi penularan Covid-19 di Jawa Tengah tersisa sebanyak sembilan daerah, yakni Brebes, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, Rembang, Semarang, Temanggung, Kendal, dan Kebumen.
04
Jan
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebutkan harga cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di DKI Jakarta pada Desember 2020. Pada bulan Desember, andil cabai penyebab inflasi sebesar 0,05 persen dari total inflasi 0,26 persen, tingginya harga cabai merah biasa terjadi pada musim hujan, selain adanya momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru yang menyebabkan konsumsi cabai merah lebih tinggi dari biasanya.
Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Kaltim
Jl. Gadjah Mada No. 2 Samarinda
Telepon+62 541 733333 Ps. 164, 160
Fax+62 541 7443048
emailhumas@kaltimprov.go.id
Copyright © 2016 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.